Markus 4

Firman Kristus adalah bibit ilahi yang membawa kepada hidup yang kekal.

Mendengar perkataan Yesus Kristus adalah seperti mendapatkan bibit – bibit itu. Ada orang yang memalingkan telinganya atau matanya untuk tidak mendengar, mereka ini sudah dikuasai Iblis sehingga firman itu dirampas dari mereka.

Bibit itu tidak sampai ke dalam tanah yaitu hati mereka.

Orang-orang yang di pinggir jalan, tempat firman itu ditaburkan, ialah mereka yang mendengar firman, lalu datanglah Iblis dan mengambil firman yang baru ditaburkan di dalam mereka.

Ayat 15

Ada juga orang – orang yang mendengar dan percaya, disini bibit itu sempat tumbuh. Tetapi mereka tidak mau memikul salib mereka, tidak mau menyangkal diri. Ini dilambangkan oleh tanah yang berbatu – batu.

Maka ketika menghadapi penganiayaan mereka akan murtad.

Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu, ialah orang-orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira, tetapi mereka tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad.

Ayat 16, 17

Ada juga yang mendengar firman itu, tetapi juga memberi perhatian kepada kekayaan dan keinginan – keinginan duniawi. Mereka menduakan Tuhan. Maka hati mereka adalah seperti bibit yang tumbuh, tetapi berbagi nutrisi dengan semak – semak duri.

Akhirnya bibit itu tidak berbuah.

Dan yang lain ialah yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.

Ayat 18, 19

Dan ada juga mereka yang mendengar firman dengan sungguh – sungguh dan melakukannya. Mereka mau memikul salib, mau menyangkal diri, dan mau datang kepada Yesus ketika dianiaya. Mereka juga tidak menduakan Tuhan.

Bibit ilahi itu tumbuh subur dan akhirnya berbuah.

Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat.”

Ayat 20

Inti dari pasal ini adalah : Allah menghakimi kita sesuai dengan kesungguhan kita. Yang sungguh – sungguh menerima firman Kristus akan diberi pertumbuhan dan diselamatkan. Tetapi yang menganggap rendah firman itu tidak akan mendapat hidup yang kekal.

Ayat untuk direnungkan :

1 Korintus 3 ayat 6, 7 :

Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan. Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.

Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

ハレルーヤ。

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.