Ini adalah saat dimana Tuhan Yesus sebagai manusia berada pada titik terlemah – Nya.
Ini penting karena selain sebagai manusia Yesus juga adalah Allah yang tidak berdosa. Kita harus menyaksikan apa yang Dia lakukan ketika lemah, untuk kita pelajari. Untuk itulah Tuhan membawa tiga orang murid utama – Nya, Petrus, Yakobus, dan Yohanes. Untuk menjadi saksi.
Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
Ayat 37
Dan untuk melihat contoh – Nya dan untuk mencontoh Dia. Mereka akan memimpin para murid di kemudian hari.
Jadi apa yang Tuhan Yesus lakukan ketika Dia merasa sedih dan gentar? Dia berdoa dan berjaga – jaga. Atau lebih tepatnya, Dia berdoa, dan meminta para murid utama ini berjaga – jaga sementara Dia berdoa.
Karena mereka diharapkan satu dengan – Nya.
… lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.”
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
Ayat 38, 39
Tapi kali ini mereka tidak satu dengan – Nya.
Sementara Ia berdoa, mereka tidak berjaga – jaga. Mereka tertidur. Ini terjadi atas ijin Allah, dan Tuhan Yesus sudah mengetahuinya. Ini tanda, bahwa mereka akan jatuh ke dalam pencobaan. Mereka entah akan berbuat teledor, atau lari, atau bersaksi dusta dan memaki, dan dikacaukan ketika Dia ditangkap.
Mereka akan jatuh ke dalam pencobaan.
Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”
Ayat 40, 41
Jadi, adalah penting untuk berjaga – jaga dan berdoa. Supaya kita tetap teguh dan tidak jatuh ke dalam pencobaan. Ini pengulangan pesan dari pembacaan kita pada pasal sebelumnya, perumpamaan mengenai gadis – gadis bijaksana dan gadis – gadis bodoh.
ハレルーヤ。
